Bingung tugas koor
Banyak umat Katolik di paroki santa Monika yang masih bingung dengan kebijakan pelaksanaan tugas koor di paroki santa Monika. Ada yang merasa terlalu sering bertugas, ada juga kelompok koor yang merasa selalu bertugas pada misa yang tidak prime-time seperti jam 6 pagi atau jam 19:30 malam, atau ada pula yang menanyakan mengapa kok akhir-akhir ini (mulai akhir bulan Agustus ini) petugas pemazmur tidak dari petugas koor lagi melainkan dikoordinir sendiri oleh sie musik liturgi seperti petugas lektor. Semua pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak dapat dijawab dengan gampang karena ketiadaan media komunikasi yang baik sehingga komunikasi dapat dilakukan dengan effisien dan effektif. Namun beruntung ada teknologi internet, sehingga bila ada pertanyaan dari umat atau anggota koor yang perlu dikomunikasikan kepada khalayak ramai dapat dengan mudah dijawab dan disebarluaskan.
Berikut ini, akan dijelaskan beberapa hal yang sering menjadi pertanyaan kelompok-kelompok koor:
Bagaimana jadual koor disusun
Jadual koor disusun berdasarkan pertimbangan sebagai berikut:
- Setiap kelompok koor akan mendapatkan kesempatan untuk bertugas pada semua misa (misa ke-1 sampai ke-6) dalam satu putaran jadual.
- Setiap lingkungan akan mendapatkan tugas koor. dan semua ketua lingkungan bertanggung jawab untuk membentuk dan mempersiapkan petugas koor agar dapat bertugas pada waktu yang telah dijadualkan.
- Kelompok koor dari lingkungan yang dimekarkan tahun mulai Juni 2008 akan tetap digabung sampai december 2008. Mulai pertengahan 2009 , setiap lingkungan diberi akan dijadualkan masing-masing, sehingga diharapkan mereka dapat mempersiapkan diri untuk bertugas mandiri (tidak bergabung dengan lingkungan lain).
- kelompok koor yang bertugas di misa-misa khusus dipilih oleh sub seksi musik liturgi dengan pertimbangan kemampuan kelompok dalam melaksanakan tugas. Kemampuan kelompok ini diukur dari lomba-lomba yang diadakan internal ataupun external paroki, dan pelaksanaan tugas rutin di paroki.
Selama ini ada anggapan yang kurang tepat bahwa bertugas pada misa malam (misa sabtu dan minggu pukul 19:30) dan misa minggu subuh (jam 06:00) adalah misa yang kurang favorit karena terlalu malam atau terlalu pagi. Sebaliknya misa jam Minggu jam 08:30 adalah misa prime-time yang paling di-incar oleh kelompok koor yang merasa PD karena audiens-nya yang relatif lebih banyak.
Tentu saja sebagai petugas pengatur jadual koor kami harus meluruskan anggapan yang kurang tepat ini, jam berapapun kita bertugas adalah jam yang baik, karena tugas utama koor adalah menebarkan kebaikan dengan membantu jalannya prosesi misa dengan baik, lancar, dan membantu umat membangun suasana doa. Berlatih dan mempersiapkan diri dengan semaksimal mungkin adalah hal yang sangat baik dan akan lebih baik lagi apabila tanpa pilih-pilih bulu jam tayang.
September 12, 2008
Kategori: Uncategorized . . Penulis: musikliturgimonika . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar